Perspektif Perempuan Urban di Jakarta pada Perubahan Majalah Digital

  • Ariani Wardhani
Keywords: perempuan, mode, majalah, persepsi

Abstract

Penelitian ini membahas tentang persepsi perempuan terhadap penggunaan majalah digital yang sudah cukup lama beredar. Tidak semua para perempuan Indonesia mau menerima perubahan penggunaan majalah digital, namun semua itu ada penyebabnya dikarenakan mereka masih merasa nyaman dalam membaca majalah cetak. Penggunaan antara majalah cetak ke digital selain banyak mengandung unsur pergeseran budaya juga menghasilkan persepsi yang berbeda. Setiap pembaca memiliki proses menerima rangsangan atau data dari berbagai sumber sebelum menghasilkan persepsi dalam sesuatu. Kebanyakan data yang diperoleh dari panca indera dari pembaca, sehingga dapat mempelajari sebelum mencerna dari melihat, merasakan, mencium, mendengar, atau menyentuhnya. Ketika diadakannya focus group discussion setiap individu pembaca perempuan memiliki faktor-faktor sebelum mempersepsikan ketika membaca majalah cetak dan digital. Penelitian ini mencari tentang persepsi perempuan urban terutama di Jakarta dalam membaca majalah digital, sehingga hasil dari penelitian ini dapat berguna bagi kemajuan majalah digital di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Barker, Chris. 2005. Cultural studies : teori dan praktik. Translated by Tim Kunci Cultural Studies Center. edited by Tim Kunci Cultural Studies Center. Yogyakarta: Bentang Pustaka.

Baxter, Leslie A. 2004. "A tale of two voices: Relational dialectics theory." Journal of Family Communication 4 (3-4): 181-192. https://doi.org/10.1080/15267431.2004.9670130.

Bernard, Hennessy. 1990. Pendapat Umum. Translated by Aminudin Nasution. Cetakan kedua ed. Jakarta: Erlangga.

Bungin, Burhan. 2006. Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Bungin, Burhan. 2011. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana.

Engel, James F, Roger D Blackwell, and Paul W Miniard. 1994. Perilaku konsumen. Translated by F.X. Budiyanto. Jakarta: Binarupa Aksara.

Grave, Michel, and Yvon Le Lous. 1994. "Visualization Services in Large Scientific Computing Centres." Visualization in Scientific Computing, edited by Michel Grave, Yvon Le Lous and W. T. Hewitt, 10-19Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-642-77902-2_2.

Jabr, Ferris. 2013. "The Reading Brain in the Digital Age: Why Paper Still Beats Screens." SCIENTIFIC AMERICAN. Last Modified November. Accessed 15 Juni. https://www.scientificamerican.com/article/the-reading-brain-in-the-digital-age-why-paper-still-beats-screens/.

Kuntowijoyo. 1997. "Menuju Ilmu Sosial Profetik." Republika, Agustus, 1997.

Mc.Quail, Dennis. 1987. Teori Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Jakarta: Erlangga.

Mulyana, Deddy. 2000. Ilmu komunikasi: suatu pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Pieper, Josef. 1952. Leisure: The basis of culture. New York: The New.

Sabana, Setiawan, and Hawe Setiawan. 2011. Jagat kertas. Bandung: Garasi.

Schmidt, Dorothy. 1980. "Magazines, technology, and American culture." Journal of American culture 3 (1): 3-16. https://doi.org/10.1111/j.1542-734X.1980.0301_3.x.

Setiadi, Nugroho J. 2003. Perilaku konsumen: Konsep dan implikasi untuk strategi dan penelitian pemasaran. Jakarta: Prenada Media.

Sobur, Alex. 2003. Psikologi Umum Dalam Lintasan Sejarah. Bandung: Penerbit Pustaka Setia.

Straubhaar, J., R. LaRose, and L. Davenport. 2008. Media Now: Understanding Media, Culture, and Technology. Cengage Learning.

van Eymeren, Margawati 2014. Media komunikasi dan dampaknya terhadap kebudayaan:analisis atas pandangan Herbert Marshall McLuhan. Jakarta: Pusat Kajian Filsafat dan Pancasila.

Published
2020-03-09
How to Cite
Wardhani, A. (2020). Perspektif Perempuan Urban di Jakarta pada Perubahan Majalah Digital. DESKOMVIS: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa Dan Media, 1(1), 28-45. https://doi.org/10.38010/dkv.v1i1.5